Senin, 12 Mei 2008

FUNGSI, PEMELIHARAAN DAN CARA PENGGUNAAN VOLTMETER


VOLTMETER

· Fungsi

Mengukur besarnya tegangan listrik atau beda potensial antara dua titik pada ranglaian.

· Cara Penggunaan

Dalam menggunakan voltmeter pertama-tama rangkaian yang akan diukur tegangan atau beda potensialnya harus dipasang secara seri.Misalnya kita akan mengukur beda tegangan antara ujung-ujung lampu seperti pada gambar 1 :

Kemudian hubungkan dua kabel dari Voltmeter ke ujung-ujung lampu ( Kabel merah kita pasangkan pada kutub + dan kabel hitam/biru pada kutub -).Seperti pada gambar 2.

Lihat batas ukur Voltmeter yang digunakan,Setelah itu kita dapat melihat skala yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk pada Voltmeter.Dari kegiatan tadi,kita dapat mengetahui seberapa besar tegangan/beda potensial pada rangkaian tersebut dengan menggunakan rumusan :

Text Box: V   =  Skala(angka) yang ditunjukkan jarum voltmeter  X  B  Skala Maksimum Voltmeter



B = Batas Ukur Voltmeter

· Cara Pemeliharaan

- Jangan mengukur tagangan yang melebihi nilai maksimum yang tertera pada Voltmeter.

- Harus memasang resistor (hambatan muka) secara seri apabila tegangan/beda potensial yang diukur lebih besar dari batas ukur maksimum voltmeter yang digunakan.

- Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting

- Simpat ditempat yang kering dan aman.

- Sebaiknya kabel Voltmeter tidak dilipat terlalu kencang, karena dapat memutuskan komponen-komponen penghubung didalamnya.

created by rian nita dewi

Jumat, 09 Mei 2008

FUNGSI, PEMELIHARAAN DAN CARA PENGGUNAAN AMPEREMETER

1. AMPEREMETER






· Fungsi

Mengukur besarnya arus listrik yang melalui suatu rangkaian listrik

· Cara Penggunaan

Misalkan kita akan mengukur kuat arus yang melaui rangkaian seperti pada gambar 1 dengan R adalah lampu, maka :

Kita harus memasang secara seri amperemeter dengan lampu,sehingga harus memutus salah satu ujung rangkaian (lampu menjadi padam). selanjutnya hubungkan kedua ujung rangkaian tersebut dengan kabel pada amperemeter (kabel merah kita pasangkan pada kutub + dan kabel hitam/biru pada kutub -), seperti pada gambar 2.

Setelah itu terlebih dahulu harus diperhatikan batas ukur amperemeter yang digunakan, baru kemudian kita dapat menentukan berapa besar arus listrik yang melalui rangkaian dengan melihat angka yang ditunjukkan oleh jarum pada amperemeter. Misalnya : Kita menggunakan batas ukur amperemeter 1A, pada sksla tertulis angka dari 1 sampai 10. Ini berarti saat jarum menunjuk angka 10, kuat arus yang mengalir hanya 1A.atau dapat dinyatakan dalam rumusan :

Text Box: I  = Skala(angka) yang ditunjuk jarum amperemeter  X  A Skala Maksimum Amperemeter



A = Batas ukur Amperemeter


· Cara Pemeliharaan

- Jangan mengukur arus yang melebihi nilai maksimum yang tertera pada Amperemeter.

- Harus memasang jembatan shunt secara paralel apabila kuat arus yang diukur lebih besar dari batas ukur maksimum Amperemeter yang digunakan.

- Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting

- Simpat ditempat yang kering dan aman.

- Sebaiknya kabel Amperemeter tidak dilipat terlalu kencang,karena dapat memutuskan komponen-komponen penghubung didalamnya.

created by : rian nita dewi
kumpulan ebook - ebook bermutu